Custom Search

News World

Feb 5, 2012

Flora and Fauna :: Ular Piton Tujuh Meter Ditangkap Warga



Warga Jalan Pematang Keramat Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, berhasil menangkap seekor ular piton dengan panjang mencapai tujuh meter dan diameter 25 sentimeter.

"Kami berhasil menangkap seekor ular piton itu saat akan memangsa seekor kambing, ternak milik seorang warga setempat," kata Dartim, warga Jalan Pematang Keramat Kelurahan Betungan di Bengkulu, Senin. Ia mengatakan, ular itu memiliki berat badan sekitar 60 kilogram, sedangkan jenis kelaminnnya betina dengan usia diperkirakan tujuh tahun.

"Ular piton ini ditangkap warga karena akan memangsa dan menelan bagian kepala seekor kambing dewasa milik salah seorang warga, Buyung (38) sedang berada di sekitar kebun karet dan kelapa sawit," katanya.

Aksi ular itu cepat diketahui, maka beberapa warga berusaha mengusirnya. Mereka berhasil membebaskan kambing itu dari cengkeraman mulut ular. Hewan melata itu kemudian lari ke rawa sekitar tempat kejadian. Puluhan warga mengejar dan berhasil menangkap hewan melata itu, kemudian dimasukan dalam sebuah karung yang sudah disiapkan, sedangkan bagian mulut ular itu diikat dengan tali agar melawan.

Ular piton tersebut sekarang menjadi tontonan warga. Masyarakat sekitar berduyun-duyun melihat ular besar itu. Ada juga merogoh kantong membayar uang lelah penangkapnya rata-rata Rp1.000 setiap penonton.

"Sekarang ular piton itu diletakkan pada tempat teduh dan dikelilingi pagar pengaman agar tidak mencelakakan warga, sedangkan tubuhnya pun selalu disiram dengan air agar tidak kepanasan," kata Dartim.

Ia mengatakan, telah mencoba menjual ular piton tersebut ke warga di Desa Ngalam, Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, namun pembelinya menolak karena terlalu besar dan panjang, sehingga sulit untuk dipelihara. "Saya akan menjual ular itu dengan harga Rp 95.000 per meter. Uangnya akan dibagikan pada kelompok penangkap," katanya.

Seorang warga Desa Jenggalo setempat Tapsili mengatakan, ular jenis piton itu sudah banyak ditangkap warga karena habitatnya berada di sepanjang Sungai Jenggalo setempat.

"Kami selama ini sudah menangkap belasan ekor dengan ukuran sama. Ular itu bila tidak ditangkap akan memangsa ternak ayam dan kambing bahkan anak sapi juga ditelannya," ujar Tapsili.






Kesehatan :: Tidur 'Melestarikan' Kenangan Buruk




Setelah melewati peristiwa tak mengenakan yang memicu stres, semua orang seringkali berjuang untuk mengurangi respon emosional. Ternyata, solusinya adalah membiarkan mata Anda tetap terjaga.

Penelitian yang dilakukan University of Massachusetts, Amherts menemukan temuan unik yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience mengenai respon emosional seseorang setelah mengalami peristiwa yang menaikkan emosi.

Peneliti menemukan, orang yang memilih tidur untuk melupakan peristiwa yang tak mengenakan justru malah membantu mempertahankan dan memperkuat emosi terkait peristiwa tersebut.

Dalam penelitian, peneliti menunjukkan sejumlah foto kepada 106 pria dan wanita pada layar komputer, termasuk beberapa foto yang bergambar tidak menyenangkan, seperti kekerasan, perang, kecelakaan mobil dan sisanya foto bergambar netral. Kemudian, partisipan disuruh menilai respon emosional mereka dari satu hingga sembilan.

Sekitar 12 jam kemudian, peneliti menunjukkan kembali foto-foto tersebut. Ada beberapa foto baru, namun sisanya masih berupa foto lama. Partisipan kembali diminta menilai respon emosional mereka. Sebelumnya, sebagian partisipan diminta untuk tidur, dan sisanya diminta untuk tetap terjaga.

Partisipan yang tidur tak lama setelah melihat foto tersebut menganggapnya sebagai foto yang mengganggu ketika mereka diminta untuk melihatnya lagi.

Peneliti berkesimpulan bahwa orang yang tidur setelah melewati peristiwa traumatik akan memperkuat memori atau kenangan tersebut untuk kembali, dibandingkan mereka yang tetap terjaga. Para ilmuwan beranggapan bahwa otak memperkuat kenangan sekaligus mengikat respon emosional terhadap kenangan tersebut.

"Apa yang kami temukan adalah tidur tidak hanya melindungi memori Anda tapi juga 'melestarikan' respon emosional yang kita miliki selama peristiwa emosional itu terjadi," ungkap Dr Rebecca Spencer, seperti dilansir melalui Dailymail,


Kesehatan :: Jangan Lakukan Hal Ini Sebelum Tidur



Tidur, selain bertujuan untuk mengistirahatkan diri dari kepenatan aktivitas sehari-hari, juga saat yang tepat untuk mengistirahatkan fisik dan mental. Cukup tidur tak hanya ditentukan dari kuantitas atau lamanya waktu tidur, tetapi juga dari kualitas tidur itu sendiri.

Tetapi ada banyak orang yang merasa kesulitan untuk memulai tidur. Mau tahu hal-hal apa saja yang harus Anda hindari agar bisa tidur dengan nyenyak?

Sebelum tidur biasanya kita menyempatkan diri untuk meminum segelas teh atau kopi, padahal hal ini akan mempersulit waktu tidur Anda. Begitu juga dengan minuman beralkohol karen abisa menyebabkan kegelisahaan atau tubuh menjadi aktif.

Berolahraga mendekati waktu tidur, minum banyak air, juga harus dihindari karena akan menimbulkan rasa ingin buang air kecil semasa tidur. Akibatnya, Anda jadi sering terbangun karena ingin buang air kecil.

Pada sebagian orang,  tidur siang perlu dihindari karena akan membuat lebih sulit tertidur di malam hari. Jika Anda tidak bisa tertidur, bangunlah dari tempat tidur, tinggalkan kamar dan bacalah bacaan yang ringan sampai Anda merasa mengantuk.

Flora and Fauna :: Flora and Fauna :: Piton Menyapu Populasi Mamalia


Studi terbaru mengungkap bahwa meningkatnya populasi ular piton di Taman Nasional Everglades Amerika Serikat menurunkan secara drastis populasi mamalia.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di Proceeding of the National Academy of Sciences. populasi mamalia berukuran kecil hingga sedang menurun hingga 99 persen. Ilmuwan khawatir bahwa dampak penurunan populasi ini akan mempengaruhi keseimbangan rantai makanan di eksosistem.

"Efek penurunan populasi mamalia pada ekosistem Everglades secara keseluruhan, yang membentang hingga lebih dari batas taman nasional, bisa jadi besar," kata John Wilson, peneliti dari Virginia Tech University, seperti dikutip AP, Selasa.

Puluhan ribu piton yang berasal dari Burma yang berasal dari Asia Tenggara dipercaya hidup di Everglades. Piton-piton itu semula dibawa ke Amerika Serikat sebagai piaraan namun diduga terlepas. Piton juga diduga lepas saat terjadinya badai pada tahun 1992 dan terus bereproduksi hingga sekarang.

Piton bisa berkembang hinga ukuran 8 meter dengan berat mencapai 91 kilogram. Mereka juga dikenal bisa memakan hewan sebesar aligator. Mereka membunuh dengan terlebih dahulu melilit mangsa.

Pihak taman nasional yang menghitung mendapatkan fakta bahwa ada 1.825 piton Burma yang ditangkap di Everglades sejak tahun 2000. Piton terberat yang ditangkap memiliki berat 70 kg dengan panjang sekitar 5 meter.

Untuk mendapatkan hasil studi ini, peneliti melihat wilayah sepanjang sekitar 63.000 km di Everglades selama tahun 2003 hgingga 2011. Peneliti menghitung populasi satwa liar dan membandingkannya dengan populasi pada tahun 1996 dan 1997.

"besarnya penurunan menggarisbawahi kepadatan piton yang luar biasa di Taman Nasional Everglades," kata Michael Dorcas, professor di Davidson College di North Carolina, pimpinan studi ini.

Meski tak bisa begitu saja dikatakan bahwa piton membunuh mamalia, namun tetap, piton adalah tersangka utama. Penurunan jumlah mamalia terjadi secara bersamaan dengan kenaikan jumlah piton. Sementara, faktor lain seperti penyakit, kurang kuat dijadikan sebab. Satu penyakit takkan mungkin menyerang beberapa spesies sekaligus.

Lalu, bagaimana efek keseluruhan pada ekosistem nantinya? Sangat sulit diprediksi. Penurunan rubah yang memakan kelinci mungkin terjadi akibat banyak kelinci yang dipakai piton berpesta. Di sisi lain, penurunan musang yang memakan telur mungkin saja meningkatkan populasi buaya, burung dan penyu.

Florida telah melarang pemeliharaan dan impor piton sejak tahun 2010. Hasil penelitian menegaskan pentingnya larangan itu.



IT Conversations

Moneycontrol Latest News

Latest new pages on Computer Hope

Latest from Infoworld

Door Lock

Door Lock Import Top Door Lock from China Contact Quality Manufacturers Now